AUXILIARY USES EXAMPLE
May 1. Polite request (May i borrow your pencil please?)
2. Formal permission (We may have to wait an hour for dinner in this restaurant.)
3. Less than 50% certainty (She may be sick)
Might 1. Less than 50% certainty (She might be sick.)
2. Polite request (rare) (It might rain today.)
Should 1. Advisability (I should be happy right now)
2. 90% certainty (You should study harder.)
Ought to 1. Advisability (You ought to carry a rain coat, it going to rain.)
2. 90% certainty (You ought to stop smoking)
Had better 1. Advisability with threat of bad result (You had better take your umbrella with you today)
Be supposed to 1. Expectation (She is supposed to be ill)
Be to 1. Strong expectation (To be closed for three years.)
Must 1. Strong necessity (She must have been sleeping)
2. Prohibition (negative) (You must study harder. )
3. 95% certainty (Martha must not have been hungry.)
Have to 1. Necessity (We may have to wait an hour for dinner in this restaurant.)
2. Lack of necessity (negative) (She doesn't have to read "Grapes of Wrath." It's optional reading for extra credit.)
Have got to 1. (Necessity (I’ve got to get a handphone.)
Will 1. 100% certainty (I will pick you up tonight).
2. Willingness (Maria will probably do well on the test.)
3. Polite request (I will hold a birthday party)
Be going to 1. 100% certainty (I’m going to kill you)
2. Definite plan (I’m going to marry you)
Can 1. Ability/possibility (It can get very cold here in winter.)
2. Informal permission (I can run fast.)
3. Informal polite request (You can go to the mosque tonight).
4. Impossibility (negative only) (He can not speak English very well.)
Could 1. Past ability (It could be rain today.)
2. Polite request (She could be sick.)
3. Suggestion (I could run fast.)
4. Less than 50% certainty (She could have been playing)
5. Impossibility (negative only) (could not have passed)
Be able to 1. Ability (I will be able to drive)
Would 1. Polite request (Would you wait for me, please?)
2. Preference (Would you shut the door?)
3. Repeated action in the past (I would like to be able to speak Chinese.)
Used to 1. Repeated action in the past (There used to be a cinema in the town but now there isn'tShall) 1. Polite question to make a suggestion (You shall open a door for a women.)
2. Future with “I” or “We” as subject (I shall marry you)
Kamis, 12 April 2012
Rabu, 14 Maret 2012
super junior
SUPER JUNIOR
Super Junior atau yang lebih dikenal dengan SJ atau Suju adalah idol group yang terdiri dari 13 pemuda bentukan SM. Entertaiment asal Korea Selatan. Anggotanya terdiri dari Leeteuk, Heechul, Siwon, Yesung, Eunhyuk, Kyuhyun, Donghae, Sungmin, Shindong, Ryeowook, Kangin, Hangeng dan Kibum. Pada 2010 hanya ada 10 anggota yang aktif. Hangeng memiliki masalah hukum dengan SM Entertainment sehingga membuat Hangeng keluar dari Super Junior. Sekarang Hangeng solo karier di dunia Mandarin Pop. Kangin meninggalkan group sementara waktu melaksanakan wajib militer dan Kibum yang absen dikarenakan fokus pada karier seni perannya. Saat ini Heechul juga sementara waktu meninggalkan group karena sedang melaksanakan wajib militer.
Super Junior merupakan salah satu boyband terbesar di dunia. Album perdananya adalah “Super Junior 05 (TWINS)” yang dirilis pada tahun 2005. Super Junior mengawali debutnya pada program musik SBS Online Songs dengan mengeluarkan single “TWINS (Knock Out)”. Album perdana mereka terjual 28.536 kopi di bulan pertama rilis.
Pada 2006 Super Junior merilis single “U” online untuk download gratis di website resmi mereka. “U” memiliki lebih dari 400 ribu download dalam waktu 5 jam dan pada akhirnya melebihi sampai 1,7 juta download. Pada tahun 2006 juga Super Junior resmi mengeluarkan album kedua “Don’t Don”. Dan memenangkan beebrapa penghargaan. Album ketiga Super Junior “Sorry Sorry” dirilis pada tahun 2009 dengan mengeluarkan single “Sorry Sorry”. Lagu ini membuat rekor dengan bertahan pada posisi pertama di tangga lagu KKBOX selama 37 minggu berturut-turut. Setelah hanya satu bulan rilis, menjadi album terlaris tahun 2009 di Korea Selatan. Sorry Sorry juga sukses secara komersial hit di negara-negara Asia lainnya. Sorry Sorry juga album bahasa korea terlaris di Taiwan, Thailand, dan China. Tahun 2010 Super Junior mengeluarkan album keempat “Bonamana” dan sukses meraih posisi pertama dan mempertahankannya selama 46 minggu di tangga lagu. Selain itu, Bonamana juga mengukir rekor lain. Yakni berdasarkan Hanteo Album Chart, album ini menjadi album paling laris terjual. Terjual 71.624 keping hanya dalam waktu 5 hari setelah dirilis. Kini mereka telah meluncurkan album kelima dengan single Mr. Simple dengan 10 member. Sekarang Heechul resmi mengikuti wajib militer sehingga sekarang yang aktif hanya 9 member.
Super Junior juga mempunyai sub-unit. Sub-unit yang pertama adalah trio Super Junior-KRY yang fokus pada lagu-lagu ballad yang memulai debutnya pada tahun 2006. Lalu sub-unit kedua adalah Super Junior-T yang sukses merilis single “Rokkugo” pada tahun 2007. Lalu pada tahun 2007 SM Entertainmen mengumumkan sub-unit yang ketiga yakni Super Junior-M yang fokus di pasar musik berbahasa Mandarin. Dan Sub-unit yang keempat adalah Super Junior-Happy. Tur besar Super Junior Super Show dimulai pada 22 Februari 2008 di Seoul.
Beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh super junior :
• 2006 MKMF (Mnet KM Music Video Festifal) – Newcomer’s Award
• 2006 Golden Disk Award – Best New Group, Best Music Video
• 2007 Golden Disk Award – Bonsang And Popularity Award
• 2007 Asia song festival – Sebagai Perwakilan Korea
• 2008 Korean Popular Entertainment Awards - Special Award
• 2008 MTV Asia Award – Favorite Artist of Korea
• 2009 Golden Disk Award – Disk Bonsang (Best Album), Popularity Award, Disk Daesang (Album of The Year)
• 2009 Melon Music Award – Top 10 Artist
• 2010 Thailand Asia SEED Award – Best Asian Artist
• 2010 Golden Disk Award – Disk Bonsang (Best Album), Popularity Award
• 2010 Seoul Music Award – Disk Bonsang (Best Album), Mobile Popularity, Hallyu Special Award
• 2011 Seoul Music Award – Disk Bonsang (Best Album)
• 2011 Global Chinese Golden Chart Award – Best Japan/Korea Album of The Year
Penghargaan-penghargaan di atas hanya sebagian dari prestasi Super Junior sebagai sebuah group.
Super Junior atau yang lebih dikenal dengan SJ atau Suju adalah idol group yang terdiri dari 13 pemuda bentukan SM. Entertaiment asal Korea Selatan. Anggotanya terdiri dari Leeteuk, Heechul, Siwon, Yesung, Eunhyuk, Kyuhyun, Donghae, Sungmin, Shindong, Ryeowook, Kangin, Hangeng dan Kibum. Pada 2010 hanya ada 10 anggota yang aktif. Hangeng memiliki masalah hukum dengan SM Entertainment sehingga membuat Hangeng keluar dari Super Junior. Sekarang Hangeng solo karier di dunia Mandarin Pop. Kangin meninggalkan group sementara waktu melaksanakan wajib militer dan Kibum yang absen dikarenakan fokus pada karier seni perannya. Saat ini Heechul juga sementara waktu meninggalkan group karena sedang melaksanakan wajib militer.
Super Junior merupakan salah satu boyband terbesar di dunia. Album perdananya adalah “Super Junior 05 (TWINS)” yang dirilis pada tahun 2005. Super Junior mengawali debutnya pada program musik SBS Online Songs dengan mengeluarkan single “TWINS (Knock Out)”. Album perdana mereka terjual 28.536 kopi di bulan pertama rilis.
Pada 2006 Super Junior merilis single “U” online untuk download gratis di website resmi mereka. “U” memiliki lebih dari 400 ribu download dalam waktu 5 jam dan pada akhirnya melebihi sampai 1,7 juta download. Pada tahun 2006 juga Super Junior resmi mengeluarkan album kedua “Don’t Don”. Dan memenangkan beebrapa penghargaan. Album ketiga Super Junior “Sorry Sorry” dirilis pada tahun 2009 dengan mengeluarkan single “Sorry Sorry”. Lagu ini membuat rekor dengan bertahan pada posisi pertama di tangga lagu KKBOX selama 37 minggu berturut-turut. Setelah hanya satu bulan rilis, menjadi album terlaris tahun 2009 di Korea Selatan. Sorry Sorry juga sukses secara komersial hit di negara-negara Asia lainnya. Sorry Sorry juga album bahasa korea terlaris di Taiwan, Thailand, dan China. Tahun 2010 Super Junior mengeluarkan album keempat “Bonamana” dan sukses meraih posisi pertama dan mempertahankannya selama 46 minggu di tangga lagu. Selain itu, Bonamana juga mengukir rekor lain. Yakni berdasarkan Hanteo Album Chart, album ini menjadi album paling laris terjual. Terjual 71.624 keping hanya dalam waktu 5 hari setelah dirilis. Kini mereka telah meluncurkan album kelima dengan single Mr. Simple dengan 10 member. Sekarang Heechul resmi mengikuti wajib militer sehingga sekarang yang aktif hanya 9 member.
Super Junior juga mempunyai sub-unit. Sub-unit yang pertama adalah trio Super Junior-KRY yang fokus pada lagu-lagu ballad yang memulai debutnya pada tahun 2006. Lalu sub-unit kedua adalah Super Junior-T yang sukses merilis single “Rokkugo” pada tahun 2007. Lalu pada tahun 2007 SM Entertainmen mengumumkan sub-unit yang ketiga yakni Super Junior-M yang fokus di pasar musik berbahasa Mandarin. Dan Sub-unit yang keempat adalah Super Junior-Happy. Tur besar Super Junior Super Show dimulai pada 22 Februari 2008 di Seoul.
Beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh super junior :
• 2006 MKMF (Mnet KM Music Video Festifal) – Newcomer’s Award
• 2006 Golden Disk Award – Best New Group, Best Music Video
• 2007 Golden Disk Award – Bonsang And Popularity Award
• 2007 Asia song festival – Sebagai Perwakilan Korea
• 2008 Korean Popular Entertainment Awards - Special Award
• 2008 MTV Asia Award – Favorite Artist of Korea
• 2009 Golden Disk Award – Disk Bonsang (Best Album), Popularity Award, Disk Daesang (Album of The Year)
• 2009 Melon Music Award – Top 10 Artist
• 2010 Thailand Asia SEED Award – Best Asian Artist
• 2010 Golden Disk Award – Disk Bonsang (Best Album), Popularity Award
• 2010 Seoul Music Award – Disk Bonsang (Best Album), Mobile Popularity, Hallyu Special Award
• 2011 Seoul Music Award – Disk Bonsang (Best Album)
• 2011 Global Chinese Golden Chart Award – Best Japan/Korea Album of The Year
Penghargaan-penghargaan di atas hanya sebagian dari prestasi Super Junior sebagai sebuah group.
Senin, 12 Maret 2012
conditional sentences
CONDITIONAL SENTENCES
I. Present tense future tense real in present/future
II. Past tense past future unreal in present/future
III. Past perfect past future perfect unreal in past
Conditional sentence type 1 :
if + Simple Present, will-Future
Examples :
i will fix your bicycle if i have a screwdriver of the proper size.
Jack will shave today if he has a sharp razor
Example : If I find her address, I will send her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I will send her an invitation if I find her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Simple Present und will-Future on how to form negative sentences.
Example : If I don’t see him this afternoon, I will phone him in the evening.
Conditional Sentences Type I refer to the future. An action in the future will only happen if a certain condition is fulfilled by that time. We don't know for sure whether the condition actually will be fulfilled or not, but the conditions seems rather realistic – so we think it is likely to happen.
Example : If I find her address, I’ll send her an invitation.
I want to send an invitation to a friend. I just have to find her address. I am quite sure, however, that I will find it.
Example : If John has the money, he will buy a Ferrari.
I know John very well and I know that he earns a lot of money and that he loves Ferraris. So I think it is very likely that sooner or later he will have the money to buy a Ferrari.
Conditional sentence type 2 :
if+ Simple Past, main clause with Conditional I (= would + Infinitive)
Examples :
If i had enough time now, i would write to my parents.
Fact: i do not have enough time now, so i do not write to my parents.
He would not come to your party if you did not invite him.
Fact : he will come to party, because you invite him.
Example : If I found her address, I would send her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I would send her an invitation if I found her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Simple Past und Conditional I on how to form negative sentences.
Example : If I had a lot of money, I wouldn’t stay here.
Conditional Sentences Type II refer to situations in the present. An action could happen if the present situation were different. I don't really expect the situation to change, however. I just imagine „what would happen if …“
Example : If I found her address, I would send her an invitation.
I would like to send an invitation to a friend. I have looked everywhere for her address, but I cannot find it. So now I think it is rather unlikely that I will eventually find her address.
Example : If John had the money, he would buy a Ferrari.
I know John very well and I know that he doesn't have much money, but he loves Ferraris. He would like to own a Ferrari (in his dreams). But I think it is very unlikely that he will have the money to buy one in the near future.
Conditional sentences type 3 :
if + Past Perfect, main clause with Conditional II
Example :
if you had told me about the problem, iwould have helped you.
Fact : you did not tell me about the problem, so i did not help you.
I would not have got wet yesterday if i had remembered to take umbrella with me yesterday.
Fact : i got wet, because i did not remember to take my umbrella with me yesterday.
Example : If I had found her address, I would have sent her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I would have sent her an invitation if I had found her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Past Perfect and Conditional II on how to form negative sentences.
Example : If I hadn’t studied, I wouldn’t have passed my exams.
Conditional Sentences Type III refer to situations in the past. An action could have happened in the past if a certain condition had been fulfilled. Things were different then, however. We just imagine, what would have happened if the situation had been fulfilled.
Example : If I had found her address, I would have sent her an invitation.
Sometime in the past, I wanted to send an invitation to a friend. I didn't find her address, however. So in the end I didn't send her an invitation.
Example : If John had had the money, he would have bought a Ferrari.
I knew John very well and I know that he never had much money, but he loved Ferraris. He would have loved to own a Ferrari, but he never had the money to buy one.
NOTE:
In writing conditional sentences, we may put the “IF Clause” before “RESULT Clause” and vice versa.
However, we must put comma (,) at the end of the “RESULT Clause” if the “IF Clause” is put before the “RESULT Clause”
Also, the meaning of the fact must be on the contrary with the conditional sentence. Si, if the conditional sentence is in positive form, the fact will be in negative one and vice versa.
I. Present tense future tense real in present/future
II. Past tense past future unreal in present/future
III. Past perfect past future perfect unreal in past
Conditional sentence type 1 :
if + Simple Present, will-Future
Examples :
i will fix your bicycle if i have a screwdriver of the proper size.
Jack will shave today if he has a sharp razor
Example : If I find her address, I will send her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I will send her an invitation if I find her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Simple Present und will-Future on how to form negative sentences.
Example : If I don’t see him this afternoon, I will phone him in the evening.
Conditional Sentences Type I refer to the future. An action in the future will only happen if a certain condition is fulfilled by that time. We don't know for sure whether the condition actually will be fulfilled or not, but the conditions seems rather realistic – so we think it is likely to happen.
Example : If I find her address, I’ll send her an invitation.
I want to send an invitation to a friend. I just have to find her address. I am quite sure, however, that I will find it.
Example : If John has the money, he will buy a Ferrari.
I know John very well and I know that he earns a lot of money and that he loves Ferraris. So I think it is very likely that sooner or later he will have the money to buy a Ferrari.
Conditional sentence type 2 :
if+ Simple Past, main clause with Conditional I (= would + Infinitive)
Examples :
If i had enough time now, i would write to my parents.
Fact: i do not have enough time now, so i do not write to my parents.
He would not come to your party if you did not invite him.
Fact : he will come to party, because you invite him.
Example : If I found her address, I would send her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I would send her an invitation if I found her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Simple Past und Conditional I on how to form negative sentences.
Example : If I had a lot of money, I wouldn’t stay here.
Conditional Sentences Type II refer to situations in the present. An action could happen if the present situation were different. I don't really expect the situation to change, however. I just imagine „what would happen if …“
Example : If I found her address, I would send her an invitation.
I would like to send an invitation to a friend. I have looked everywhere for her address, but I cannot find it. So now I think it is rather unlikely that I will eventually find her address.
Example : If John had the money, he would buy a Ferrari.
I know John very well and I know that he doesn't have much money, but he loves Ferraris. He would like to own a Ferrari (in his dreams). But I think it is very unlikely that he will have the money to buy one in the near future.
Conditional sentences type 3 :
if + Past Perfect, main clause with Conditional II
Example :
if you had told me about the problem, iwould have helped you.
Fact : you did not tell me about the problem, so i did not help you.
I would not have got wet yesterday if i had remembered to take umbrella with me yesterday.
Fact : i got wet, because i did not remember to take my umbrella with me yesterday.
Example : If I had found her address, I would have sent her an invitation.
The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don't use a comma.
Example : I would have sent her an invitation if I had found her address.
Note: Main clause and / or if clause might be negative. See Past Perfect and Conditional II on how to form negative sentences.
Example : If I hadn’t studied, I wouldn’t have passed my exams.
Conditional Sentences Type III refer to situations in the past. An action could have happened in the past if a certain condition had been fulfilled. Things were different then, however. We just imagine, what would have happened if the situation had been fulfilled.
Example : If I had found her address, I would have sent her an invitation.
Sometime in the past, I wanted to send an invitation to a friend. I didn't find her address, however. So in the end I didn't send her an invitation.
Example : If John had had the money, he would have bought a Ferrari.
I knew John very well and I know that he never had much money, but he loved Ferraris. He would have loved to own a Ferrari, but he never had the money to buy one.
NOTE:
In writing conditional sentences, we may put the “IF Clause” before “RESULT Clause” and vice versa.
However, we must put comma (,) at the end of the “RESULT Clause” if the “IF Clause” is put before the “RESULT Clause”
Also, the meaning of the fact must be on the contrary with the conditional sentence. Si, if the conditional sentence is in positive form, the fact will be in negative one and vice versa.
Selasa, 22 November 2011
Kebudayaan Padang
Kota Padang adalah kota terbesar di pesisir barat pulau Sumatra dan merupakan Ibu Kota Provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Sejak masa kolonial Hindia-Belanda, kota Padang telah menjadi pelabuhan utama dalam perdagangan emas, teh, kopi dan rempah-rempah.memasuki abad ke-20, ekspor batu bara dan semen mulai dilakukan melalui Pelabuhan Teluk Bayur.
Nama kota ini dirujuk menjadi sebutan lain untuk etnis Minangkabau, serta digunakan untuk menyebut masakan khas mereka, yang pada umumnya dikenal dengan nama “Masakan Padang”. Salah satu masakannya adalah “Rendang”. Selain Rendang, kota ini juga terkenal akan masakannya.selain menjadi selera sebagian besar masyarakat Indonesia, masakan ini juga populer sampai ke mancanegara. Makanan yang populer diantaranya seperti Gulai, Ayam Pop, Terung Balado, Gulai Itik Cabai Hijau, Nasi Kapau, Sate Padang dan Kerupuk Sanjai. Restoran Padang banyak terdapat di seluruh kota besar di Indonesia.
Kota ini memiliki sebuah museum yang terletak di pusat kota yang bernama “Museum Adityawarman”. Museum ini mengkhususkan diri pada sejarah dan budaya suku Minangkabau, suku Mentawai dan suku Nias. Museum ini memiliki 6000 koleksi, dengan gaya arsitektur bangunannya berbentuk rumah adat Minangkabau (Rumah Gadang).
Salah satu tradisi adat Minangkabau yaitu persembahan dalam upacara pemakaman masih dilaksanakan pada salah satu kecamatan di Sumatra Barat.di beberapa kecamatan ada yang menyebut tradisi ini dengan nama tradisi Silat Pauh (Silek Pauah). Selain itu di kota Padang juga terdapat beberapa pantai, salah satunya adalah Pantai Air Manis. Di sana terdapat kisah Malin Kundang yang berkisah tentang seorang anak yang durhaka pada ibunya dan karena itu dikutuk menjadi batu. Sebentuk batu di Pantai air Manis, Padang, konon merupakan sisa-sisa kapal Malin Kundang.
Rabu, 09 November 2011
Manusia Dan Kegelisahan
A. PENGERTIAN KEGELISAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sadar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar atau pun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mondar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala, memandang jauh kedepan sambil mengepal-ngepalkan tanganya, duduk termunung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan lain-lain.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dan kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalh kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkanya tidak tercapai.
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat, bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan ( obyektif ), kecemasan neorotik dan kecemasan mortil.
a. Kecemasan obyektif
Kecemasan tentang kenyataan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam untuk mencelakakannya. Pengalaman bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata , bahwa seseorang mewarisi kecenderungan untuk menjadi takut kalau ia berada dekat dengan benda-benda tertentu atau keadaan tertentu dari lingkungannya.
Kenyataan yang pernah dialami seseorang misalnya pernah terkejut waktu diketahui dipakainnya ada kecoa. Keterkejutannya itu demikian hebatnnya, sehingga kecoa merupakan binatang yang mencamaskan.
b. Kecemasan moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam-macam emosi antara lain : benci, iri, dendam, dengki, marah, gelisah, dan rasa kurang.
Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan manusia akan merasa khawatir, takut, cemas, gelisah, dan putus asa. Misalnya seseorang yang merasa dirinnya kurang canti, maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan, sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sihingga kawan-kawannya lebih dinilai sebagai lawan. Ketidakmampuannya menyamai kawan-kawannya demikian menimbulkan kecemasan moril.
B. SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Apabila kita kaji, sebab-sebab orang gelisah adalah karena pada hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari luar maupun dari dalam.
CONTOH : bila ada suatu tanda bahasaya, orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabakan karena bahaya itu mengancam akan hilangnya beberapa hak orang seklaigus, misalnya hak hidup, hak milik, hak memperoleh perlindungan, hak kemerdekaan hidup, dan mungkin hak nama baik.
C. USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari diri kia sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi. Cara lain yang mungkin juga baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan atau kecemasan yaitu dengan memerlikan sedikit pemikiran. Untuk mengatasi kegelisahan yang paling ampuh kita memasrahkan diri kepada tuhan. Kita pasrahkan nasib kita sepenuhnya kepada-nya. Kita harus percaya bahwa tuhanlah maha kuasa, maha pengasih, maha penyayang, dan maha pengampun.
D. KETERASINGAN
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil.
Terasing atau keterasingan adalan bagian hidup manusia sebentar atau lama orang pernah mengalami hidup dalam keterasingan, sudah tentu dengan sebab dan kadar yang berbeda satu sama lain.
Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan itu adalah perilakunnya yang tidak dapat diterima atau tudak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidak dapat atau sulit menyesuaikan diri dalam masyarakat.
Perilaku yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan itu selalu menimbulkan keonaran dalam masyarakat, sifatnya bertentangan dengan atau menyentuh nilai-nilai kemanusiaan. Hal itu akan merugikan harta, nama baik, martabat, harga diri orang lain. Karena itu orang yang berbuat itu dibenci oleh masyarakat dan berada dalam keterasingan. Perbuatan itu misalnya mencuri, memperkosa, menggangu istri orang lain, menghina orang, dan sombong.
Orang yang bersikap angkuh, sombong, besar kepala, tidak menghormati orang lain selalu akan tersisih dari pergaulan masyarakat, karena perilaku semacam itu tidak disenangi dan di benci oleh masyarakat.
E. KESEPIAN
Bermacam-macam penyebab terjadinnya kesepian. Frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Dalam hal seperti itu orang tidak mau diganggu, ia lebih senang dalam keadaan sepi, tidak suka bergaul, dan sebagainya. Ia lebih senang hidup sendiri.
CONTOH : pangeran sidharta, putra raja Kapilawastu, meninggalkan istana, tempat kemewahan, keramaian, dan ketidakpastian. Karena frustasi menyaaksikan kontradiksi keadaan istana dengan keadaan luar istana yang penuh penderitaan, maka ia meninggalkan istana pergi ketempat yang sepi, mencari hakekat hidup.
Jadi kesepian itu akibat dari keterasingan dan kesepian itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sihingga dijauhi teman-teman sepergaulan. Karena teman-teman menjauhi, maka orang yang bersikap sombong itu hidup trasing, terpencil dari keramaian hidup sehinnga kesepian.
F. KETIDAKPASTIAN
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidakpastian artinnya keadaan yang tidak pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas. Itu semua adalah akibat pikirannya tidak dapat konsentrasi. Ketidak konsentrasian disebkan oleh berbagai sebab, yang jelas pikirannya kacau.
G. SEBAB-SEBAB TERJADI KETIDAKPASTIAN
1. Obsesi : obsesi merupakan gejala neurosa jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tetentu yang terus mennerus, biasanya tentang hal-hal yang tidak menyenangkan, atau sebab-sebabnya tak diketahui oleh penderita. Misalnya selalu berpikir ada orang yang ingin menjatuhkan dia.
2. Phobia : rasa ketakutan yang tak terkendali, tidak normal, kepada sesuatu hal atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3. Kompulasi : adanya keragu-raguan tentang apa yang telah dikerjakan, sehingga ada dorongan yang tak disadari melakukan perbuatan yang serupa berkali-kali.
4. Histeria : neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yang menekan, kelemahan syaraf, tidak mampu menguasai diri, sugesti dari sikap orang lain.
5. Delusi : menunjukan pikiran yang tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.
6. Halusinasi : khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera. Dengan sugesti diri orang dapat juga berhalusinasi.
7. Keadaan emosi : dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpungaruh oleh emosinya. Ini tampak pada keseluruhan pribadinya misalnya gangguan pada nafsu makan, pusing-pusing, muka merah, nadi cepat, keringat, tekanan darah tinggi/lemah.
H. USAHA-USAHA PENYEMBUHAN KETIDAKPASTIAN
Orang yang tidak dapat berpikir dengan baik, atau kacau pikirannya ada bermacam-macam penyebabnya. Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu bergantung kepada mental si penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui, kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.
Bila peyebabnya itu jelas, misalnya rindu, obatnya mudah, yaitu di pertemukan dengan orang yang dirindukan. Phobia atau jenis tkut bisa dilatih dari sedikit, sehingga tidak takut lagi. Orang takut ular yang berbulu, dapat disembuhkan karena di biasakan dengan benda-benda tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)


